Saat ini, ancaman peretasan semakin meningkat, terutama dalam sektor yang mengandalkan teknologi informasi seperti hospitality. Sebuah laporan baru menunjukkan bahwa serangan bernama “CaptiveCrunch” mungkin berasal dari kelompok peretas yang terkait dengan Rusia.
Sejak Mei 2026, sejumlah jaringan Wi-Fi di hotel-hotel telah menjadi target utama, dengan teknik yang semakin canggih untuk mengelabuhi pengguna. Pada dasarnya, modus operandi ini bertujuan untuk mencuri informasi sensitif dari pengguna yang terhubung.
Support authors and subscribe to content
This is premium stuff. Subscribe to read the entire article.
Login if you have purchased







